Polisi Kantongi Identitas Genk Motor Pengeroyok Wahyudin

Reporter : Yayan Suryana

Polisi Kantongi Identitas Genk Motor Pengeroyok Wahyudin
Almarhum Wahyudin (17) saat dirawat di rumah sakit usai mengalami pembacokan yang dilakukan Genk Motor ( foto.Istimewa)


BekasiHeadline.com, Cikarang Utara - Terkait kasus penyerangan oleh sekelompok geng motor yang mengakibatkan korban Wahyudin (17) warga Kampung Jayaraga RT 05 RW 07, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Polisi telah melakukan pemeriksaam terhadap dua belas orang saksi.


Kapolsek Cikarang Barat AKP Tribuana Roseno membenarkan insiden penyerangan yang dilakukan sekelompok geng motor tersebut, Ia mengatakan pihaknya telah mengantongi beberapa identitas para pelaku dan diduga saat ini para pelaku tersebut bersembunyi diluar wilayah Kabupaten Bekasi.


"Terkait video yang viral, beberapa waktu yang lalu, dan kita mendapatkan informasi bahwa korban meninggal dunia, sementara kami masih melakukan penyelidikan, dan untuk nama nama tersangka, dari keterangan saksi saksi video yang beredar, kita berhasil kantongi nama namanya," ungkapnya saat ditemui di Mapolsek Cikarang Barat, Rabu (6/10/2021).


"Saksi berjumlah 10 orang yang kita periksa, hingga tadi malam, kami masih berkoordinasi dengan pihak keluarga, dan kami mendapatkan 2 orang saksi lagi, yang saat ini diketahui bersembunyi diluar Bekasi," lanjutnya.


Saat disinggung, Mengenai para tersangka, Roseno sapaan akrabnya, belum bisa merincikan nama nama tersebut.


Sebelumnya, nasib nahas menimpa Wahyudin ((17) warga kampung Jayaraga RT 05 RW 07, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Wahyudin (17). Dimana, pemuda tersebut meninggal dunia setelah hampir dua pekan dalam perawatan usai mengalami luka sabetan senjata tajam akibat penyerangan sekelompok geng motor.


Aksi berutal geng motor saat menghabisi Wahyudin berhasil terekam video warga yang beredar di sosial media. Dalam rekaman tersebut tampak korban di serang menggunakan senjata tajam dan bambu. Setelah terlihat terkapar tampak korban diseret oleh salah satu pelaku sambil menenteng senjata tajam jenis celurit.


Diketahui, peristiwa tersebut terjadi di depan Rumah Sakit Sritina di Jalan Imam Bonjol, Kampung Warungbongkok, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat.


Menurut keterangan bibi korban, Upi Apriyani (31), peristiwa nahas yang dialami oleh keponakannya ini terjadi pada Minggu (19/9/2021) dini hari. Korban yang sebelumnya sempat dijemput oleh salah satu temannya, pamit akan menjadi juru parkir di pertigaan Warung Bongkok, Cikarang Barat.


Dirinya mengungkapkan, pada saat kejadian keluarga mendapatkan informasi bahwa korban sudah ada di ruang ICU Rumah Sakit Karya Medika, tidak jauh dari lokasi tempat korban diserang kawanan geng motor. Menurutnya, korban mengalami luka di punggung, pinggang dekat perut, sama di bagian leher bawah kuping kiri, dan daun telinganya sobek akibat sayatan.


"Keluarga dapat kabar, kalau keponakan saya ada di rumah sakit kondisinya sempet koma, dan dokter menyarankan untuk operasi karena sarafnya banyak yang putus," ujarnya saat dimintai keterangan, Senin (4/10/2021).

( Yans/Bens)