Iklan Risak Bekasi, Indosat Penuhi Permintaan Budayawan

 

Iklan Risak Bekasi, Indosat Penuhi Permintaan Budayawan

TEMPO.CO, Bekasi - Masih ingat dengan kasus gugatan warga Bekasi terhadap PT Indosat Tbk? Pengadilan Negeri Bekasi, Jawa Barat, telah memutus gugatan yang dilayangkan Komunitas Lintas Budaya Bekasi kepada perusahaan provider tersebut.

Dalam salinan putusan PN Bekasi Perdata Nomor 27/Pdt.G/2015/PN.Bks yang diterima Tempo, majelis hakim memutus ada tiga poin yang harus dijalankan PT Indosat Tbk selaku tergugat, 20 Mei 2015.

Pertama, pihak Indosat memberikan fasilitas kesehatan kepada warga Bekasi melalui kegiatan mobil klinik sebanyak delapan kali di Kabupaten Bekasi. Pengobatan gratis itu harus diberikan kepada masyarakat sepekan sekali dengan jumlah pasien maksimal seratus.

Pelayanan kesehatan itu dibagi menjadi dua, yaitu pelayanan medis tujuh kali dan pelayanan sunatan massal satu kali. Dalam sunatan itu, Indosat memberikan santunan kepada anak yang disunat sebesar Rp 100 ribu per anak.

Kedua, Indosat menyerahkan kartu pintar prabayar Indosat kepada penggugat sebanyak 250 unit dan dapat dipergunakan kalangan budayawan Bekasi. Terakhir, Indosat mendukung kegiatan acara silaturahmi akbar kalangan budayawan disertai pertandingan catur.

Juru bicara Indosat, Adrian Prasanto, mengatakan putusan pengadilan itu mempertemukan kesepahaman antara penggugat dan tergugat. "Sekarang kami menunggu, kapan bisa (putusan) direalisasikan," ucap Adrian kepada Tempo, Minggu, 9 Agustus 2015. 

Juru bicara Komunitas Lintas Budaya Bekasi, Eko Prasetyo, menyatakan mendukung putusan pengadilan tersebut. "Ini juga sebagai pelajaran bagi perusahaan," ujar Eko.

Perwakilan dari Komunitas Lintas Budaya Bekasi, Komarudin Ibnu Mikam, bersyukur atas diterimanya gugatan dalam bentuk class action itu. Menurut dia, diterimanya gugatan tersebut merupakan kemenangan warga Kabupaten Bekasi melawan perusahaan besar yang pernah melecehkan melalui iklan viral demi kepentingan bisnis.

PT Indosat Tbk digugat ke Pengadilan Negeri Bekasi setelah menerbitkan iklan viral melalui media sosial Twitter pada awal Januari 2015. Iklan bertema "Liburan ke Aussie (Australia) lebih mudah dibanding ke Bekasi" itu dianggap sebagai pelecehan terhadap warga Bekasi. Karena itu, Komunitas Lintas Budaya Bekasi mewakili warga Kabupaten Bekasi menggugatnya.

Eko menjelaskan, silaturahmi akbar dipastikan akan digelar bersamaan dengan ulang tahun Kabupaten Bekasi pada 15 Agustus mendatang. "Poin lain masih dalam pembahasan," tutur Eko.

ADI WARSONO

-----------

Berita telah terbit pada Minggu, 9 Agustus 2015 15:44 WIB

Laman sumber: https://metro.tempo.co/read/690367/iklan-risak-bekasi-indosat-penuhi-permintaan-budayawan/full&view=ok