OBON: KALAU MAU BEKASI BERUBAH, LUPAIN YANG LAMA

Calon bupati Bekasi dari jalur independen Obon Tabroni mengatakan bahwa jika kita menginginkan perubahan, maka kita harus mau menjadi bagian dari perubahan itu. 

Pria yang akrab disapa Bang Obon itu mengungkapkan semua harus kita mulai dari diri sendiri. "Kita mulai dari diri sendiri. Misal dengan memilih calon karena visi misinya, bukan karena dikasih uang," ujarnya 

Bupati Bekasi 2017 Obon Tabroni

Ia pun menyadari bahwa perjuangan membangun kesadaran politik ini tak mudah. "Saya tahu bahwa jalan ini tidak mudah. Tapi saya percaya bahwa jika kita bisa menolak politik uang, ini adalah awal yang baik untuk mewujudkan perubahan itu. Karena kalau sudah diawali dengan politik uang, kita udah tau hasilnya kaya apa," tegas putra daerah kelahiran Pebayuran itu.

Saat ditanya kenapa orang harus pilih dirinya, Bang Obon justru melemparkan pertanyaan balik. 

"Kalau ditanya begitu, saya balik tanya ya. Masih mau ngelihat Bekasi kaya gini? Masih mau tiap hari kita dibikin stress sama macet? Masih mau kita susah nyari kerja di kampung sendiri? Masih mau kita yang kerja dibayar pake gaji tidak sesuai Undang-undang? Masih mau kita ke rumah sakit pake kartu jaminan kesehatan ditolak?" tanya Bang Obon.

Dengan tegas ia mengatakan, jika masyarakat masih betah dengan kondisi Bekasi yang dikatakannya masih jauh dari harapan ini, tidah usah memilihnya. 

"Kalau masih betah dengan kondisi seperti itu, gak usah pilih saya. Pilih aja yang udah pernah. Tapi jangan mimpi Bekasi bisa berubah. Ya gini-gini aja pasti," ungkap calon bupati yang berpasangan dengan Bambang Sumaryono ini.

Namun, ia meyakini bahwa apa yang dirasakannya tentang Bekasi juga dirasakan oleh mayoritas masyarakat Bekasi. "Kita sama-sama sudah capek dengan kondisi Bekasi kaya sekarang. Kita butuh perubahan. Makanya, ayo kita benahi Bekasi bareng-bareng. Kita harus berubah. Dan kita harus membayar harganya salah satunya dengan melawan politik uang," tutur suami Uun Marpuah ini.

"Jadi, kalau mau Bekasi berubah, lupain yang lama," pungkasnya.
Tags